OSIS MAN Jatiwangi. Diberdayakan oleh Blogger.

Logo-logo OSIS dan Ekstrakurikuler MAN Jatiwangi

Sekian lama kegiatan OSIS dan Ekstrakurikuler di MAN Jatiwangi, sudah saatnya masing-masing eskul mempunyai logo atau lambang masing-masing. Hal ini untuk dapat memotivasi para siswa dan seiring besarnya MAN Jatiwangi, maka dipandang perlu untuk memiliki logo.

Berikut ini logo-logo yang ada di MAN Jatiwangi Kabupaten Majalengka


AMBALAN IBNU RUSDY

LOGO KEAGAMAAN MAN JATIWANGI

KIR MAN JATIWANGI

MPK MAN JATIWANGI

OLAHRAGA MAN JATIWANGI

OSIS MAN JATIWANGI

PASKIBRA MAN JATIWANGI

PKS MAN JATIWANGI

PMR MAN JATIWANGI

SENI MAN JATIWANGI

AMBALAN SITI FATIMAH MAN JATIWANGI

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Brosur MAN Jatiwangi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dokumentasi Kegiatan MAN Jatiwangi














  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dokumentasi Perpisahan 2012/2013

Group Hajir Marawis Hadroh Nuurul Qolbi MAN  Jatiwangi

Para Wisudawan tapel 2012/2013

Nayaga pada saat upacara adat

Upacara Adat

Wisudawati tahun pelajaran 2012/2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Logo-Logo di MAN Jatiwangi

Saya kasihan kepada anak-anak MAN Jatiwangi yang membutuhkan beberapa logo, sementara belum pernah ada yang membuat di Internet, makanya sekarang monggo bagi-bagi kepada yang membutuhkan :
langsung download aja dah....

1. Logo Kemenag
2. Logo MAN Jatiwangi
3. Logo Ambalan Ibnu Rusdi
4. Logo Ambalan Siti Fatimah

Lumayan dah, dari pada bikin, lamaaa..he

Salam
MISNARA
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Motivasi Belajar Buat Anak MAN Jatiwangi

Motivasi belajar setiap orang, satu dengan yang lainnya, bisa jadi tidak sama. Biasanya, hal itu bergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Misalnya, seorang anak mau belajar dan mengejar rangking pertama karena diiming-imingi akan dibelikan sepeda oleh orangtuanya.

Contoh lainnya, seorang mahasiswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi agar lulus dengan predikat cum laude. Setelah itu, dia bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang hebat dengan tujuan membahagiakan orangtuanya.

Apa saja, sih, faktor-faktor yang membedakan motivasi belajar seseorang dengan yang lainnya?

Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang, di antaranya:
  • Perbedaan fisiologis (physiological needs), seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual
  • Perbedaan rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik, dan intelektual
  • Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya
  • Perbedaan harga diri (self esteem needs). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah, jabatan, dan lain-lain.
  • Perbedaan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.

Stimulus motivasi belajar

Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar, yaitu:
  • Pertama, motivasi belajar berasal dari faktor internal. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan.
  • Kedua, motivasi belajar dari faktor eksternal, yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain, atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan.

Tips-tips meningkatkan motivasi belajar

Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi.

Yuk, ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita:
  • Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar
    Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar.

    Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi.

    Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi.
  • Belajar apapun
    Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.
  • Belajar dari internet
    Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri. Sebagai contoh, jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris, kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups.com.

    Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif
    Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.

    Cari motivator
    Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi.

    "Resep sukses: Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap." --William A. Ward Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MUSIS

Beberapa hari kedepan OSIS mau sertijab....mudah2an lebih baik lagi..amein
Panitia sebelas sudah di bentuk...Panitia sebelas sekarang lah yang memiliki banyak perubahan dengan panitia sebelas tahun-tahun kemarin.
Diantara perubahannya yaitu paling pertama kali mengadakan cara penontrengan, mengadakan calon ketua dan wakil dengan langsung di pasangkan, khalayaknya presiden dan wakil presiden sekarang. Oalah pokoknya minggu-minggu ini akan padat dengan kegiatan MUSIS. Dan acara MUSIS diadakan pada hari Sabtu, 14 Nov' 2009 serta pemilihan ketua dan wakil Insya allah pada hari Senin... mudah-mudahan panitia sebelas SUKSES..amein
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Beberapa pemenang juara dalam POR Kelas MA Negeri Jatiwangi 
Hemmm, sungguh membanggakan ketika beberapa pemenang juara POR Kelas bersanding dengan ketua OSIS (Nana Misnara) MAN Jatiwangi Periode 2008-2009 dan Pembina Kesiswaan (Uman Jamaludin, S.Ag).
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Visi dan Misi OSIS MAN Jatiwangi Periode 2008/2009

VISI____ Sekolah yang agamis dan berkualitas serta ramah dengan masyarakat
MISI____
Meningkatkan dan mewujudkan S A S :
Suasana kondusif untuk beriman dan bertakwa dengan menjunjung tinggi toleransi dalam melaksanakan ibadah

Aktivis, disiplin, kreativitas yang inovatif dalam rangka mengaktualisasi potensi diri.

Solidaritas dan berbudaya lingkungan sehingga mampu menjadi pelopor masyarakat.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengurus OSIS periode 08-09

Ketua
Nana Misnara
Nana Misnara













Wakil Ketua
Aan Andriani

Sekretaris I1. Dedeh Nurjanah
Sekretaris II
2. Aisyah Apriyanti

Bendahara I
1. Rosi Nur Rosmalawati
Bendahara II
2. Siti Rohmah

Sek. Bid. Kerohanian
1. Didi Rosadi
2. Dede Muhamad Junaedi
3. Indah Andayani

Sek. Bid. Tata Negara & Bela Negara
1. Tata Ta’lim
2. Idin Abudin
3. M. Aziz Muslim

Sek. Bid. Olah Raga, Seni & Budaya1. Rusli Giri Paksi
2. Ika Dian Rostika
3. Gion Try Sugiono

Sek. Bid. Kebersihan
1. Hidayat
2. Ipin Nurul Aripin
3. Chaider Ali

Sek. Bid. Pendidikan, Politik & Kepemimpinan
1. Cece Juntika
2. Cucu Nurhidayah
3. Memey Meilinda

Sek. Bid. Keamanan
1. Deni Komarudin
2. Een Endriana
3. Pupu Adiwatsa

Sek. Bid. Koperasi1. Abdul Haris
2. Elina Castinah
3. Aef Saeful Aziz
4. Yani Ayu Puspita
5. Asri Septriyani
6. Nita Tria Hergianti
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS DAN KEWAJIBAN PENGURUS OSIS

1. KETUA
- Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana
- Mengkoordinasi semua pengurus OSIS
- Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan oleh rapat pengurus
- Memimpin rapat
- Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan rapat pengurus
- Mengatur dan mengoptimalkan peran seluruh pengurus OSIS serta mengkoordinir semua kegiatan dengan bertanggung jawab kepada pembina OSIS.

2. WAKIL KETUA
- Bersama-sama dengan ketua menetapkan kebijaksanaan
- Memberikan saran kepada ketua dalam rangka pengambilan keputusan
- Menggantikan ketua jika berhalangan
- Membantu ketua melaksanakan tugas
- Bertanggungjawab kepada ketua

3. SEKRETARIS I
- Membantu ketua dalam pencatatan, dan pengarsipan administrasi
- Mengurusi ekstern (mengenai surat masuk dan keluar)
- Mengurusi intern (notulen rapat)

4. SEKRETARIS II
- Membuat absensi rapat
- Membuat program kerja OSIS
- Membuat laporan pertanggungjawaban
- Membuat surat keputusan serah terima jabatan

5. BENDAHARA I
Membantu ketua dalam pengadministrasian keuangan organisasi yang meliputi :
- Mencatat dan mengumpulan bukti-bukti transaksi yang diperlukan
- Memberikan laporan keuangan kepada ketua OSIS dalam jangka satu bulan

6. BENDAHARA II
- Membantu bendahara I dalam mengurusi keuangan OSIS
- Membantu bendahara dalam mencatat transaksi keuangan


7. KETUA SEKSI/KOORDINATOR
- Mengkoordinasikan subseksi-subseksi dibawahnya
- Memberikan laporan pertanggungjawaban mengenai subseksi dibawahnya.
- Mensukseskan kegiatan-kegiatan subseksi dibawahnya.


8. SEKSI BIDANG KEROHANIAN
Mengarahkan dan mengatur kegiatan yang bersifat kerohanian ,agar menjadi siswa atau kader pemimpin yang beriman.


9. SEKSI BIDANG TATA NEGARA DAN BELA NEGARA
Mengarahkan dan mengatur kegiatan dalam pembinaan mental dan peningkatan kedisiplinan siswa.

10. SEKSI BIDANG OLAHRAGA, SENI DAN BUDAYA
Mengarahkan dan mengatur kegiatan dalam menampung dan menyalurkan minat dan bakat siswa dibidang seni dan olahraga

11. SEKSI BIDANG KEBERSIHAN
Mengarahkan dan mengatur kegiatan dalam menjadikan sehatnya lingkungan.


12. SEKSI BIDANG PENDIDIKAN, POLITIK DAN KEPEMIMPINAN
Mengarahkan dan mengatur kegiatan dalam peningkatan intelektual dan berwawasan pengetahuan yang luas.

13. SEKSI BIDANG KEAMANAN
Mengatur dan menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif.

14. SEKSI BIDANG KOPERASI
Mengerahkan dan mengatur kegiatan dalam pembinaan keterampilan siswa yang kreatif.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Program Kerja OSIS 08-09

I . SEKSI BIDANG KEROHANIAN1. Melaksanakan sholat berjamaah
2. Mengadakan infak
3. Mengadakan kultum
4. Melaksanakan keputrian
5. Mengadakan PHBI
6. Tadarus Al-Qur’an sebelum KBM
7. Shalawat Nabi (tahlil dan deba’)
8. Praktek penyembelihan Kurban

II . SEKSI BIDANG TATA NEGARA DAN BELA NEGARA1. Membuat jadwal petugas upacara tiap kelas
2. Melatih petugas upacara ( 2 kali dalam seminggu )
3. Mengadakan lomba upacara bendera tiap kelas
4. Membentuk tim paduan suara (Padus)

III . SEKSI BIDANG OLAH RAGA , SENI , DAN BUDAYA
1. Mengadakan PHBN
2. Mengadakan Por Kelas setelah semester
3. Membentuk Tim Olah Raga ( sepak bola & bola volli )
4. Menyelenggarakan pentas seni ( 1 kali setahun )
5. Mengadakan Majalah Dinding
6. Mengadakan Ekstra Musik

IV . SEKSI BIDANG KEBERSIHAN
1. Mengadakan kerja bhakti di Lingkungan sekolah & sekitarnya ( 1 kali sebulan )
2. Membentuk petugas P3K ( setiap upacara )
3. Mengadakan Lomba kebersihan ( 1 kali sebulan )

V . SEKSI BIDANG PENDIDIKAN , POLITIK , DAN KEPEMIMPINAN1. Mengkoordinir kartu siswa
2. Mengadakan hubungan kerja dengan OSIS lain
3. Mengadakan LDKS
4. Bekerjasama dengan sekbid. Olahraga seni dan Budaya

VI . SEKSI BIDANG KEAMANAN
1. Menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang kondusif
2. Mengadakan razia
3. Memberi sanksi-sanksi bagi siswa yang melanggar peraturan sekolah

VII . SEKSI BIDANG KOPERASI
1. Membentuk Koperasi
2. Mendatangkan modal sebanyak-banyaknya
3. Mengelola majalah pena
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perpisahan Kelas

Segenap Panitia

Beberapa hari lagi tanggal 20 Juni 2009, kami OSIS MAN Jatiwangi akan menyelenggarakan perpisahan kelas XII tahun angkatan 2008-2009. Yang nanti akan disertai dengan pentas seni, diantaranya Kabaret, Puisi, Marawis dan Band. Bertema "Dengan Agama, Ilmu dan Seni, Hidup Terasa Lebih Terarah, Bermakna dan Indah".
Dalam pelaksanaan ini mungkin merupakan gebrakan awal OSIS periode 08-09, yang memang sebelumnya belum pernah mengadakan. Untuk itu dalam persiapannya diusahakan semaksimal mungkin. semangat teru OSIS MAN Jatiwangi...
Dengan mengharap ridho Allah kami, mudah-mudahan terselenggara......
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

OSIS

Dalam upaya mengenal, memahami dan mengelola Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), diperlukan kejelasan mengenai pengertian dan peranan tentang Organisasi Siswa Intra Sekolah itu sendiri. Dengan pengertian dan peranan yang jelas, akan membantu para pengurus OSIS, pembina, dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS, sesuai dengan fungsinya.
Secara sistematis OSIS mempunyai pengertian: Kelompok kerja sama antara pribadi, yang pesertanya adalah siswa pada satuan pendidikan sesuai jenjangnya, yang terletak di dalam dan di antara lingkungan sekolah, yang tugasnya berkesinambungan guna mencapai tujuan bersama. Sedangkan secara organisasi pengertian OSIS itu sendiri merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan, dan merupakan salah satu sistem yang berfungsi sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Guna menunjang peranan pengurus OSIS maka perlu ditumbuhkan sifat-sifat kepemimpinan. Oleh karena itu perlu disampaikan pula dalam sebuah pelatihan dasar atau upgrading bagi pengurus OSIS tentang materi kepemimpinan, macam-macam dan tipe seorang pemimpin. Akhir dari kegiatan ini, ditekankan sekali lagi dalam evaluasi bahwa sebagai suatu organisasi OSIS, tetap perlu memperhatikan faktor-faktor yang sangat berperan agar OSIS dapat senantiasa hidup dalam arti memiliki kemampuan beradaptasi agar tetap eksis. Faktor-faktor tersebut antara lain: sumber daya, efisiensi, koordinasi kegiatan dengan lingkungan luar, dan terpenuhinya fungsi dan peran seluruh komponen (pengurus OSIS, perwakilan kelas, pembina OSIS, pihak sekolah dan masyarakat luas, termasuk para orangtua siswa).
Apa sih OSIS itu?
OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) merupakan satu-satunya organisasi kesiswaan yang berada di lingkungan sekolah. Tujuan didirikannya OSIS adalah untuk melatih siswa dalam berorganisasi dengan baik dan menjalankan kegiatan sekolah yang berhubungan dengan siswa.
Sebagai satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan yang selaras dengan visi misi sekolah maka organisasi ini bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS sendiri merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dapat dibagi atas 2 macam kegiatan, yaitu kegiatan rutin dan kegiatan insidentil. Contoh kegiatan rutin adalah melaksanakan peringatan Hari Besar Agama Islam, peringatan Hari Besar Nasional, Latihan Kepemimpinan, Peringatan Hari Jadi Sekolah, Masa Orientasi Siswa baru, latihan pidato, senam bersama, penerbitan mading dan lain-lain. Dalam pengertian bahwa kegiatan tersebut sudah dijadwalkan terlebih dahulu dan bersifat rutin diadakan, entah tiap tahun, tiap bulan atau tiap minggu.
Sedangkan kegiatan insidentil adalah berupa kegiatan yang sifatnya tidak rutin hanya sesekali diadakan sesuai dengan aspirasi yang berkembang atau disebabkan adanya instruksi dari pihak sekolah. Contoh kegiatan insidentil adalah pelaksanaan seminar anti narkoba, pelatihan pengolahan limbah sampah organik, mengikuti lomba yang diadakan di luar sekolah, mengirimkan utusan dalam sebuah kegiatan seni atau agama dan lain-lain.
Susunan pengurus OSIS terdiri setidaknya atas Pengurus Inti dan Seksi-seksi. Pengurus inti terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Adapun seksi-seksi dibentuk sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di sekolah masing-masing. Penamaan seksi atau bidangnya pun macam-macam. Ada seksi keagamaan (ada juga yang menyebutnya seksi Kerohanian Islam, seksi Pembinaan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME dll), seksi kepemimpinan (beberapa OSIS menyebutnya seksi Bela Negara, atau seksi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, atau seksi Pembinaan Organisasi dan Pendidikan Politik), seksi Humas (hubungan kemasyarakatan, seksi Olahraga (ada yang menyebutnya seksi Kesehatan Jasmani), seksi Seni dan Bahasa (di beberapa OSIS menyebutnya seksi Apresiasi dan Kreasi Seni serta Berbahasa), seksi Keterampilan dan Kewiraswastaan, Seksi Pembinaan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur dan mungkin masih ada sejumlah seksi lainnya.
Kepengurusan OSIS selalu diganti setiap tahun melalui sebuah mekanisme sistem yang sudah diatur sedemikian rupa. Ada yang menyelenggarakan sebagaimana layaknya Pemilu, dengan menyediakan bilik suara, kotak suara, lembar pemilih, kampanya monologis dan dialogis, pemaparan visi misi dan program kerja, sampai ke model pemilihan yang sederhana yakni dengan mengenalkan para calon Ketua OSIS ke masing-masing kelas, diberi kesempatan berorasi 3-5 menit, kemudian para siswa yang ada di kelas disuruh memilih dengan cara menulis di kertas yang sudah disediakan panitia. Ada juga sistem rekrutmen pengurus OSIS yang berdasarkan intervensi (campur tangan) pihak sekolah. Maksudnya ialah Kepala Sekolah, Pembina OSIS atau Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sudah menentukan siapa-siapa saja yang berhak dan boleh menjadi Ketua dan pengurus OSIS tanpa harus melalui sistem pemilihan langsung. Yang pasti masing-masing memiliki sisi positif dan negatifnya.
Siapa saja yang boleh jadi Pengurus OSIS?
Pada prinsipnya siapapun boleh dan bisa jadi Ketua dan pengurus OSIS. Hanya saja mengingat tugas dan tanggung jawab pengurus OSIS itu berat dan cukup menyita perhatian akhirnya diadakan semacam seleksi untuk menentukan siapa saja yang boleh dan berhak jadi pengurus OSIS. Seleksi semacam ini memang penting karena citra baik sebuah sekolah salahsatunya tergantung pada imej yang dibangun oleh para pengurus OSIS nya melalui kegiatan-kegiatan yang mereka rancang dan lakukan.Di MAN Jatiwangi misalnya yang boleh jadi pengurus OSIS adalah mereka-mereka yang berstatus anak kelas XI dengan catatan mereka sudah pernah mengikuti kegiatan kepanitiaan yang diadakan oleh pengurus OSIS minimal sebanyak 3 kali. Diusahakan pula komposisi (jumlah dan susunan) pengurus OSIS harus seimbang dari segi keterwakilan kelas atau jurusan juga dari segi jenis kelamin. Artinya jangan sampai lebih banyak laki-laki dibanding perempuannya atau sebaliknya, serta jangan pula didominasi oleh kelas tertentu saja. Anak kelas XII sengaja tidak dilibatkan lagi dalam kepengurusan OSIS dengan pertimbangan mereka sebaiknya lebih berkonsentrasi pada persiapan menghadapi Ujian Nasional.
Masa kepengurusan OSIS idealnya dimulai dari sekitar bulan September sampai ke bulan Agustus tahun berikutnya. Pertimbangannya adalah tahun ajaran baru biasanya dimulai pada pertengahan Juli, sedang Agustus biasanya banyak disibukkan dengan kegiatan peringatan hari kemerdekaan RI dan pengenalan sekolah lebih lanjut (bagi siswa baru). Sehingga pada bulan September prosesi pemilihan Ketua dan Pengurus OSIS lebih mungkin dilaksanakan karena siswa baru pun selain sudah lebih mengenal satu sama lain, mereka juga akan lebih mengenal siapa saja kakak kelas mereka yang bakal menjadi calon ketua atau pengurus OSIS.
Nah, menurut buku pedoman kegiatan kesiswaan yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI tahun 2007, disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus OSIS :
1. Bertaqwa kepada Tuhan YME.
2. Memiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap guru dan teman.
3. Memiliki bakat dan kemampuan sebagai pemimpin siswa.
4. Memiliki kemauan, kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang seni dan tata cara berorganisasi.
5. Dapat mengatur waktu antara kegiatan OSIS dan pelajaran dengan sebaik-baiknya.
6. Para calon pengurus dicalonkan oleh majelis perwakilan kelas.
7. Para calon pengurus memberikan pernyataan kemampuan, berpikiran jernih dan Memiliki wawasan mengenai kondisi persekolahan.
8. Tidak duduk di kelas terakhir.
9. Khusus untuk ketua OSIS; harus memiliki pemgalaman berorganisasi dan sedang tidak duduk di kelas 1 dan 3 serta mampu menggerakkan anggota OSIS dan berwibawa.

Insya Allah menjadi pengurus OSIS itu tidaklah sulit selama kita mau mencoba membuka wawasan dan senantiasa rendah hati untuk belajar dari pengalaman orang lain. Yang pasti banyak pengalaman dan pelajaran positif yang akan kalian dapatkan melalui kegiatan OSIS. Usia muda bukanlah penghambat untuk menghasilkan gagasan dan kreasi yang brilyan, bahkan usia muda hendaknya menjadi motivasi kuat untuk senantiasa berkarya dan berbuat banyak hal, yang positif tentunya.Kita bisa berkaca pada sejarah Islam awal, di mana sejumlah sahabat Rasul di usianya yang sedemikian muda sudah menunjukkan prestasi cemerlang, misalnya Sayyidana Ali ra, Abdullah bin Umar ra, dan seterusnya. Atau kalian tentu hapal tentang cerita seorang anak gembala usia muda yang berdialog dengan seorang Umar bin Khattab ra sampai-sampai Umar menggelengkan kepala tanda kagum dengan kecerdasan dan keshalehan anak tersebut. Mudah-mudahan ini dapat menjadi inspirasi kita semua untuk mewujudkan pendidikan anak bangsa yang mencerdaskan sekaligus mencerahkan melalui media OSIS, sumber dari : http://elmuttaqie.wordpress.com/
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS